Comments for Campus Ministry Universitas Sanata Dharma https://unit./cm Unit Pelayanan Pastoral dan Pengembangan Kerohanian Kampus Thu, 23 Jul 2026 09:41:57 +0700 hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.2 Comment on Novena St Ignatius Loyola by Anonymous https://unit./cm/novena-st-ignatius-loyola/comment-page-1/#comment-8327 Thu, 23 Jul 2026 09:41:57 +0000 https://unit./cm/?p=1129#comment-8327 Ijin Share

]]>
Comment on Moralitas Kita Sebagai Pengikut Kristus dengan Hal-Hal yang Bersangkutan by Mencari kebenaran https://unit./cm/moralitas-kita-sebagai-pengikut-kristus-dengan-hal-hal-yang-bersangkutan/comment-page-1/#comment-6593 Sat, 31 Oct 2020 07:51:37 +0000 https://unit./cm/?p=1707#comment-6593 Saya ingin bertanya sama kalian :
1.mana pengakua
n yesus didalam alkitab bahwa dia beragama kristen?
2.pernahkah yesus berkata akulah tuhanmu dan sembahlah aku saja?
3.mana perintah yesus untuk beribadah pada hari minggu?
4.mana dalilnya yesus lahir pada tanggal 25 desember dan perintah menyembahnya?

Jika anda dapat menjawabnya dengan dalil yang jelas saya akan masuk kristen!!! Tapi sekarang bisakah anda menjawabnya?

]]>
Comment on Hubungan Islam dan Kristiani Pasca Dokumen Fratelli Tutti (Refleksi Seorang Muslim) by Deo Reiki https://unit./cm/hubungan-islam-dan-kristiani-pasca-dokumen-fratelli-tutti-refleksi-seorang-muslim/comment-page-1/#comment-6590 Tue, 27 Oct 2020 01:20:13 +0000 https://unit./cm/?p=2587#comment-6590 Salut pada Paus Fransiskus yang memperjuangkan toleransi……
Pada diapresiasi…..

]]>
Comment on Hubungan Islam dan Kristiani Pasca Dokumen Fratelli Tutti (Refleksi Seorang Muslim) by Galih Panuntun https://unit./cm/hubungan-islam-dan-kristiani-pasca-dokumen-fratelli-tutti-refleksi-seorang-muslim/comment-page-1/#comment-6589 Sun, 18 Oct 2020 10:50:03 +0000 https://unit./cm/?p=2587#comment-6589 Hanupis refleksinya Daeng!

]]>
Comment on Seruan Dialog di Tengah Era Kebencian by Hubungan Islam dan Kristiani Pasca Dokumen Fratelli Tutti (Refleksi Seorang Muslim) – Campus Ministry Universitas Sanata Dharma https://unit./cm/seruan-dialog-di-tengah-era-kebencian/comment-page-1/#comment-6588 Fri, 16 Oct 2020 07:45:43 +0000 https://unit./cm/?p=2403#comment-6588 […] Tahun lalu, pada tahun 2019, tepat 800 tahun memperingati momentum besar perjumpaan Santo Fransiskus Assisi dan Sultan Malik al-Kamil. Meski tak sepenuhnya mengubah keadaan pada waktu itu secara langsung, setidaknya peristiwa tersebut membawa pengaruh kepada kedua tokoh tersebut tentang sebuah kerinduan yang bernama perdamaian dan persaudaraan serta membawa dampak luas di kemudian hari pada dialog Islam dan Kristiani. (Lihat selengkapnya: https://www./cm/seruan-dialog-di-tengah-era-kebencian/) […]

]]>
Comment on Santo dan Sultan: Pembawa Terang di Tengah Kegelapan by Hubungan Islam dan Kristiani Pasca Dokumen Fratelli Tutti (Refleksi Seorang Muslim) – Campus Ministry Universitas Sanata Dharma https://unit./cm/santo-dan-sultan-pembawa-terang-di-tengah-kegelapan/comment-page-1/#comment-6587 Fri, 16 Oct 2020 07:44:53 +0000 https://unit./cm/?p=1652#comment-6587 […] Selang 801 tahun berlalu setelah perjumpaan Santo Fransiskus Assisi dengan Sultan Malik al-Kamil di Mesir kala itu. Sebuah perjumpaan otentik di tengah kecamuk Perang Salib waktu itu pada tahun 1219. Inisiasi datang dari seorang suci bernama Fransiskus dari Assisi datang menemui seorang Sultan Mesir bernama Malik al-Kamil. Singkat cerita, dialog kemudian terjadi di tengah kondisi yang begitu mencekam—Perang Salib yang begitu banyak memakan korban jiwa, tidak hanya dari pihak Islam, namun juga dari pihak Kristiani. Kedua komunitas agama ini adalah korban. Setidaknya korban dari tindakan mata ganti mata dan gigi ganti gigi. (Baca selengkapnya: https://www./cm/santo-dan-sultan-pembawa-terang-di-tengah-kegelapan/comment-page-1/) […]

]]>
Comment on Moralitas Kita Sebagai Pengikut Kristus dengan Hal-Hal yang Bersangkutan by Dian Kristin m sijabat https://unit./cm/moralitas-kita-sebagai-pengikut-kristus-dengan-hal-hal-yang-bersangkutan/comment-page-1/#comment-6569 Tue, 25 Aug 2020 07:34:55 +0000 https://unit./cm/?p=1707#comment-6569 Sangat cocok untuk menambah ilmu

]]>
Comment on Tablo Paskah: Refleksi Dari Seorang Herodes Muslim by Heri https://unit./cm/tablo-paskah-refleksi-dari-seorang-herodes-muslim/comment-page-1/#comment-6511 Mon, 13 Apr 2020 01:26:12 +0000 https://unit./cm/?p=1339#comment-6511 Sebuah refleksi yang indah dan kaya dari pengalaman perjumpaan dengan yang berbeda. Membuka diri dan bersedia belajar bersama dengan yang berbeda adalah bukan perkara yang mudah. Namun, itu harus dicoba dan diusahakan demi terbangunnya dialog dan kerjasama di tengah kehidupan Indonesia yang majemuk.

]]>
Comment on Santo dan Sultan: Pembawa Terang di Tengah Kegelapan by Ainun Jamilah https://unit./cm/santo-dan-sultan-pembawa-terang-di-tengah-kegelapan/comment-page-1/#comment-6510 Sat, 11 Apr 2020 18:32:45 +0000 https://unit./cm/?p=1652#comment-6510 kisah sang Sultan dan sang Santo ibarat sejarah kasih yang terulang kembali. Dimana Raja Nasrani menerima umat Muslim yang berlindung kepada mereka pada masa khulafa ar-Rasyidin waktu itu. Kaum Musliminin yang berhijrah keluar dari kota Makkah di bawah pimpinan Ja’far bin Abi Thalib meminta perlindungan kepada seorang Raja Nasrani di sebuah negara. Beliau menyampaikan ayat yang dibawa oleh Muhammad kemudian menggugah hati sang raja sehingga kaum muslimin diizinkan untuk tinggal dan dilindungi di kerajaannya. Redaksi tepat dari sejarah itu saya sedikit lupa tetapi “hutang rasa” itu hadir setidaknya untuk saya sampai hari ini.

Islam-Kristen memang punya sejarah kelam dalam perang salib tetapi Islam-Kristen tidak boleh melupakan persahabatan yang pernah terjalin jauh sebelum meletusnya perang salib.

Dalam perjalanan waktu saya meyakini setiap masa akan ada sosok pembaharu yang akan menjadi “jembatan” bagi Islam-Kristen untuk bertemu dimuara yang sama. Sejarah seperti ini akan terus menerus terulang. Entah siapa yang akan Tuhan beri mandat sebagai sang Sultan dan sang Santo di era millenial ini. Akan tetapi, saya pribadi percaya bahwa ITU PASTI!

Akhir kata, saya mengucap terima kasih kepada penulis yang sudah mau mencurahkan banyak energi untuk menyusun tulisan ini. Kiranya telah memberi banyak manfaat bagi generasi millenial yang mau membaca dan memikirkan kembali “hutang rasa” yang perlu di balas kembali, sekalipun tidak akan pernah lunas tetapi Islam-Kristen patut mewujudkan itu baik hari ini maupun nanti.

]]>
Comment on Tablo Paskah: Refleksi Dari Seorang Herodes Muslim by Ainun Jamilah https://unit./cm/tablo-paskah-refleksi-dari-seorang-herodes-muslim/comment-page-1/#comment-6509 Fri, 10 Apr 2020 12:17:13 +0000 https://unit./cm/?p=1339#comment-6509 Tulisan ini hampir serupa dengan tulisan saya beberapa bulan yg lalu ketika saya yg notabene bercadar turut hadir dimalam misa Natal dan berbahagia bersama dalam perayaan malam itu. di liput oleh salah satu media hingga viral dan kemudian dihujat. Resiko yg selalu hadir bagi para pegiat lintas iman adalah “keimanan” kita menjadi hal yg paling laris di persekusi oleh orang2 diluar diri kita bahkan mereka bukan perwakilan Tuhan.

Terkait dengan isi dari tulisan ini saya menjadi sangat tertarik untuk ikut berpentas yah jika diterima . apakah ada peran yg bisa saya mainkan dengan cadar saya?

Tentang Isa dan Muhammad sebagaimana apa yang disabdakan oleh Nabi Muhammad dan saya mengimani itu. bahwa se istimewa apapun beliau, beliau tetap menganggap diri setara dengan semua Nabi dan Rasul bahwa Isa dan Muhammad bagian saudara yg memiliki tugas yg sama di zaman yg berbeda. Isa kerap membicarakan saudaranya, juga Muhammad kerap membicarakan Isa panutannya. Lantas kedua pengikutnya hari ini malah berselisih dan saling mencemo’oh. Saya ketika bergumul dengan teman-teman Nasrani membayangkan Isa dan Muhammad sedang berangkulan, mengobrol dengan santai, melemper tawa satu sama lain. Saya tidak berani membayangkan dan tentunya tidak akan terjadi ketika Isa dan Muhammad ibarat di dudukkan satu meja kemudian saling menghina satu sama lain sebagaimana apa yg biasa dipertontonkan dalam debat kusir Islam-Kristen.

Kenyataan saya yg berbuka puasa di rumah Pendeta, larut dalam perayaan Natal di lingkungan gereja dan katedral, juga melaksanakan shalat berkali-kali dirumah pendeta membuat saya merasa lebih beriman terhadap keberislaman saya dan sedikitpun tidak menggeser keimanan saya.

Perjumpaan dan pengalaman emosional nyatanya banyak membuat kita menyadari betapa beriman terhadap nilai2 kemanusiaan itu yg lebih utama.

Akhir kata, tulisan ini adalah salah satu narasi yang mungkin saja hanya sedikit mewakili dari luapan perasaan sang penulis dalam aktifitas pergumulannya dengan iman yang berbeda. Sebab, jujur saja pengalaman yang saya rasakan ketika melakukan pergumulan tidak mampu diwakili oleh beberapa kata bahkan paragraf manapun di dunia. Persentuhan rasa yang benar-benar ajaib dengan segala kehendak Tuhan yang terwujud indah dalam perjamuan antar iman

]]>