USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Vokasi USD dan Youngnak Korsel Dukung Perintisan Kelas Elektromedis SMK Kristen Pedan

diupdate: 1 minggu yang lalu

2

USD - Upaya SMK Kristen Pedan dalam merintis kelas peminatan Elektromedis mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Youngnak Medical-Science High School dari Seoul, Korea Selatan, serta Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma (USD). Komitmen tersebut diwujudkan melalui forum diskusi yang berlangsung di SMK Kristen Pedan, Kamis, 6 Agustus 2026, sebagai langkah awal membangun kolaborasi dalam pengembangan pendidikan vokasi bidang elektromedis.

Pertemuan dihadiri oleh Kepala SMK Kristen Pedan Theresia Retno Widyastuti, delegasi Youngnak Medical-Science High School yang dipimpin oleh Principal Heeyoung Kim, serta tim dari Program Studi Teknologi Elektromedis Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma yang terdiri atas Eko Arianto, Antonius Hendro Noviyanto, dan Muhammad Prayadi. Diskusi berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 15.30 WIB. Selain sesi pembahasan di ruang pertemuan sekolah, kegiatan juga diisi dengan makan siang bersama yang dimanfaatkan sebagai forum diskusi informal serta peninjauan fasilitas praktik milik SMK Kristen Pedan.

Tidak hanya berdiskusi mengenai pengembangan pendidikan elektromedis, delegasi Youngnak Medical-Science High School juga membawa sejumlah peralatan medis yang selama ini digunakan sebagai media praktik di sekolah mereka untuk dihibahkan kepada SMK Kristen Pedan. Peralatan tersebut antara lain patient monitor, electrocardiograph (ECG), syringe pump, infusion pump, pulse oximeter, dan beberapa perangkat penunjang pembelajaran lainnya. Hibah ini diharapkan dapat memperkuat sarana praktik bagi kelas peminatan Elektromedis yang sedang dirintis.

1

Dalam pemaparannya, pihak SMK Kristen Pedan menjelaskan bahwa sekolah saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan kelas peminatan Elektromedis. Selama satu hingga dua tahun ke depan, fokus utama sekolah adalah mempersiapkan sumber daya manusia, kurikulum, serta fasilitas pembelajaran sebelum program tersebut berkembang menjadi program keahlian yang berdiri secara mandiri.

Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai upaya yang telah dilakukan sekolah. Beberapa waktu sebelumnya, Kepala SMK Kristen Pedan bersama sejumlah guru telah melakukan kunjungan ke Youngnak Medical-Science High School di Seoul untuk mempelajari secara langsung sistem pembelajaran, pengelolaan sekolah, dan praktik pendidikan vokasi bidang kesehatan di Korea Selatan. Selain itu, pihak sekolah juga telah berkunjung ke Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma guna berdiskusi mengenai penyelenggaraan pendidikan Teknologi Elektromedis di tingkat perguruan tinggi.

Salah satu topik yang mengemuka dalam diskusi adalah prospek lulusan bidang elektromedis di Indonesia. Delegasi Youngnak Medical-Science High School menanyakan peluang kerja lulusan Program Studi Teknologi Elektromedis Universitas Sanata Dharma serta prospek lulusan SMK pada bidang yang sama.

Menanggapi hal tersebut, tim Fakultas Vokasi USD menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga elektromedis di Indonesia masih terus meningkat sehingga peluang kerja lulusan pendidikan tinggi di bidang tersebut terbuka luas. Alumni Program Studi Teknologi Elektromedis Universitas Sanata Dharma saat ini berkiprah sebagai teknisi elektromedis di berbagai rumah sakit, tenaga teknis pada perusahaan distributor alat kesehatan, tenaga kalibrasi alat kesehatan, hingga wirausahawan di bidang teknologi kesehatan. Tim Fakultas Vokasi juga menjelaskan bahwa kondisi dunia kerja di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dengan Korea Selatan. Industri manufaktur alat kesehatan di Indonesia masih berkembang sehingga tidak semua lulusan SMK dapat langsung terserap ke sektor industri sesuai bidang keahliannya. Oleh karena itu, pendidikan lanjutan menjadi salah satu jalur penting untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas peluang karier lulusan.

Menanggapi penjelasan tersebut, pihak Youngnak Medical-Science High School menyampaikan bahwa sebagian besar lulusan program elektromedis di sekolah mereka berkarier di sektor industri manufaktur. Pertukaran pengalaman ini memberikan wawasan baru mengenai karakteristik pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja di kedua negara. Dalam kesempatan tersebut, Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma juga menyampaikan komitmennya untuk mendampingi pengembangan kelas peminatan Elektromedis di SMK Kristen Pedan.

3

Eko Arianto, mewakili Program Studi Teknologi Elektromedis Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan sekolah. "Pada prinsipnya Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma siap mendukung pengembangan kelas peminatan Elektromedis di SMK Kristen Pedan sesuai kebutuhan sekolah." Lanjutnya, Bapak Eko Arianto berharap rencana pengembangan ini dapat segera terwujud sehingga SMK Kristen Pedan dapat menjadi salah satu sekolah unggulan di wilayahnya dalam bidang pendidikan vokasi.

Selain melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Fakultas Vokasi juga membuka peluang penyelenggaraan pelatihan profesional melalui Pusat Inovasi dan Teaching Factory, sekaligus mendukung pemanfaatan alat-alat praktikum yang masih layak guna menunjang proses pembelajaran di SMK Kristen Pedan.

Sementara itu, Kepala SMK Kristen Pedan Theresia Retno Widyastuti menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Sanata Dharma yang telah bersedia hadir, memberikan banyak masukan, serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan program Elektromedis di SMK Kristen Pedan. Kami berharap pendampingan ini dapat terus berlanjut hingga kelas peminatan yang saat ini sedang kami rintis dapat berkembang menjadi program keahlian yang berdiri secara mandiri," tuturnya.

Principal Youngnak Medical-Science High School, Hee-Young Kim, juga memberikan semangat kepada para guru SMK Kristen Pedan yang akan menjadi pionir dalam mengembangkan kelas peminatan Elektromedis. Ia menyampaikan bahwa membangun sebuah program baru tentu membutuhkan kerja keras dan ketekunan. Namun, dengan semangat melayani, kolaborasi yang baik, serta penyertaan Tuhan, ia meyakini bahwa cita-cita menghadirkan pendidikan elektromedis di SMK Kristen Pedan dapat terwujud.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan fasilitas praktik milik SMK Kristen Pedan yang digunakan sebagai sarana pembelajaran berbagai program keahlian. Peninjauan tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kebutuhan fasilitas, pengembangan pembelajaran, serta peluang kolaborasi di masa mendatang.

Kolaborasi antara SMK Kristen Pedan, Youngnak Medical-Science High School, dan Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi bidang elektromedis di Indonesia. Sinergi antara sekolah menengah kejuruan, perguruan tinggi, dan mitra internasional diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menjawab kebutuhan dunia kerja di bidang alat kesehatan.





Fakultas Vokasi
Editor : Jean Pierre

  kembali