USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Kukuhkan Dosen sebagai Agen Perubahan, penyelenggaraan Whole Person Education Academy Fase Keempat

diupdate: 3 hari yang lalu

1

USD – Universitas Sanata Dharma (USD) kembali sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Whole Person Education (WPE) Academy, kali ini memasuki Fase Keempat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 7 hingga 8 Juli 2026 di USD ini, mengusung misi besar untuk mencetak para dosen menjadi agen perubahan (agent of change) yang solid dan berkomitmen tinggi dalam memajukan institusi pendidikan tinggi masing-masing.

Program ini merupakan hasil kerja sama USD dengan United Board for Christian Higher Education in Asia, dan diikuti oleh para dosen perwakilan dari sembilan universitas mitra sasaran, di antaranya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatima Parepare, Universitas Katolik Weetebula, Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa, Universitas Triatma Mulya, Universitas Dhyana Pura, dan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo. Sebagai fase penutup dari rangkaian WPE 2025, Fase Keempat dirancang sebagai fase akselerasi setelah peserta melalui proses refleksi identitas sebagai pendidik (Fase 1), pendalaman nilai dan kultur lembaga (Fase 2), serta pemahaman konteks mahasiswa secara utuh (Fase 3). Di fase ini, seluruh bekal tersebut dielevasi menjadi kapasitas kepemimpinan strategis di tingkat institusi.

Hari Pertama: Memantapkan Peran Dosen sebagai Pemimpin Pembelajaran

2

Hari pertama lokakarya dibuka pada Selasa, 7 Juli 2026, dengan tema "Kepemimpinan Pembelajaran", diawali sambutan dari Hope Antone, Ph.D., selaku perwakilan United Board, dan Caecilia Tutyandari, Ph.D., selaku Wakil Rektor IV USD, serta sesi membangun jejaring antarpeserta dari kesembilan universitas mitra.

Sesi materi pertama, "The Teacher as a Leader: Kepemimpinan Transformasional dalam Mengelola Dinamika Kelas", disampaikan oleh Drs. Tarsisius Sarkim, M.Ed., Ph.D., dengan dipandu moderator Yoanni Maria Lauda Feroniasanti, M.Si. Sesi ini menjadi jembatan yang menghubungkan refleksi panggilan hidup peserta di Fase 1 dengan kapasitas kepemimpinan transformasional yang nyata di ruang kelas—mendorong dosen untuk tidak lagi mengajar secara pasif, melainkan mampu menginspirasi dan memotivasi mahasiswa.

Selanjutnya, peserta diajak menyelami spiritualitas kepemimpinan dalam sesi "Refleksi Kepemimpinan Servant Leadership: Menggali Nilai Melayani dalam Memimpin Pembelajaran" bersama narasumber Agustinus Sugiyo Pitoyo, S.J., Ph.D., dengan moderator Dr. Hongki Julie, M.Si. Sesi ini mengukuhkan nilai-nilai institusi yang telah didalami peserta di Fase 2 menjadi konsep Servant Leadership yang utuh, agar kepemimpinan dosen tidak terjebak pada pola otoriter atau transaksional.

Pada sesi terakhir hari pertama, Prof. Paulus Kuswandono, Ph.D., menyampaikan materi "Curriculum Leadership: Peran Dosen dalam Mengembangkan Kurikulum yang Adaptif dan Holistik", dengan moderator Thomas Wahyu Prabowo Mukti, M.Pd. Sesi ini menantang peserta untuk naik level dari sekadar menerapkan model pembelajaran holistik di kelas masing-masing—sebagaimana dilatih di Fase 2—menjadi pemimpin yang mampu mendorong perubahan kurikulum secara struktural di tingkat program studi. Hari pertama ditutup dengan doa bersama.

Hari Kedua: Integrasi Mutu dan Teknologi dalam Inovasi Pembelajaran

Fokus hari kedua adalah menyelaraskan penjaminan mutu yang holistik dengan praktik nyata di lapangan. Dr. apt. Yustina Sri Hartini hadir memimpin dua sesi berturut-turut dengan moderator Aurelia Melinda Nisita Wardhani, M.Sc. Sesi pertama, "Holistic Quality Assurance (LPM): Penjaminan Mutu Proses Pembelajaran yang Melampaui Angka/Administratif", membekali peserta dengan sistem penjaminan mutu untuk mengukur rencana aksi dan rencana perkuliahan yang telah mereka susun di Fase 2, sehingga pemantauan aspek kognitif, afektif, sosial, dan spiritual mahasiswa dapat terukur secara objektif. Sesi ini disusul dengan "Sharing Praktik Baik di USD tentang Penjaminan Mutu Proses Pembelajaran", tempat peserta belajar langsung dari pengalaman empiris USD dalam menjalankan penjaminan mutu pembelajaran.
 
Puncak Acara: "Leading the Change" dan Pengutusan Agen Perubahan

3

Sesi yang menjadi ruh sekaligus puncak dari seluruh rangkaian WPE ini adalah "Leading the Change: Pengutusan Dosen sebagai Agen Perubahan (Pemimpin)", yang berlangsung selama 75 menit dan dipandu langsung oleh Tim WPE 2025. Sesi ini menjadi muara dari seluruh perjalanan peserta sejak Fase 1—setelah melalui refleksi, pembekalan konsep dan aksi, hingga pelaporan tindak lanjut individu dan institusi—untuk memantapkan komitmen diseminasi, yaitu melatih dosen lain di kampus asal masing-masing agar investasi pengetahuan dari USD dan United Board dapat berdampak luas dan menetap di setiap institusi.

Rangkaian lokakarya WPE Fase Keempat ini resmi ditutup dengan doa penutup dan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta dari kesembilan universitas mitra. Melalui penutupan ini, ditegaskan kembali bahwa para dosen tidak diutus sebagai sekadar pekerja proyek, melainkan sebagai penggerak perubahan yang siap membawa dan menyebarkan semangat pendidikan holistik ke seluruh penjuru Indonesia.

Program WPE Academy sendiri terlaksana berkat dukungan pendanaan dari United Board for Christian Higher Education in Asia, sebagai bagian dari komitmen bersama USD dan United Board dalam memperkuat kepemimpinan pendidikan tinggi yang memanusiakan manusia di era digital.




Penulis :
Thomas Wahyu Prabowo Mukti, M.Pd.
Ignasius Septian Aimar Musa
Editor :
Jean Pierre

  kembali